Jumat, 26 Januari 2018

Tips Menghilangkan Takut atau Phobia Terbang

Anda punya ketakutan ketika akan terbang? Suara panggilan penumpang di bandara laksana terompet/ sangkakala Israfil di telinga Anda?

Tenang. Don't be panic. Anda tidak sendirian, karena ternyata... tidak sedikit orang-orang yang mengalami ketakutan serupa. Khawatir dan ketakutan berlebihan (mengarah ke phobia), kerap dialami sejumlah manusia manakala akan, ketika, dan menjelang landing di pesawat.

Saya bikin status di FB, dan bertanya openly, apa solusi (yang semoga) jitu dan sangat bias diterapkan untuk menghalau rasa takut naik pesawat? Berikut di antaranya



(1). BERDOA 
Yap. ini adalah jawaban khas insan beriman. Doa yang membuat kita yakin, bahwa apa yang kita lakukan senantiasa mendapatkan petunjuk, bimbingan dan perlindungan dari Yang Maha Kuasa. Apapun takdir kehidupan, harus senantiasa kita rujuk pada keputusan Dia Sang Maha Segala. So... berdoa, adalah "senjata". Doa adalah amunisi handal yang membuat kita merasa mantab jiwa, bahwa all is well.

(2). PILIH MASKAPAI YANG MINIM GUNCANGAN 
Contohnya.... Garuda Indonesia.
Maskapai ini identik dengan karakter kapten pesawat yang amat smooth ketika take off maupun landing. Jadi, buat yang masih termasuk jajaran newbie dalam pengalaman naik pesawat (atau yang nggak newbie tapi sering terjerat ngeri tak berkesudahan), ada baiknya pertimbangkan untuk pilih maskapai yang oke dokey ketika terbang mengangkasa.

(3). PILIH JAM PENERBANGAN PAGI ATAU SIANG 
Apalagi kalau cuaca sedang tidak beraturan seperti sekarang, rentang waktu pagi atau siang biasanya lebih tenang

(4). CARILAH TEMPAT DUDUK DI LORONG/AISLE. 
Sebaiknya, jangan di samping jendela. Karena bakal berpotensi menambah rasa takut bin deg-degan.

(5). CARI TEMPAT DUDUK DI DERETAN DEPAN
Kenapa? Karena lebih sunyi, stabil, dan nggak glodak-glodak. Beda kalau ada di tengah (dekat sayap) ataupun di ekor. O iya, bagian depan itu juga relatif sepi dari lalu lalang penumpang ataupun kru pesawat.

(6). JANGAN DILAWAN! LEMESIN AJA, SHAY!
Ini jawaban dari Haryadi Yansyah alias Omnduut

"Ibuku termasuk yang phobia. Aku bilangnya gini, pertama, kalau ada guncangan, jangan dilawan. Belio suka badannya dikerasin gitu, tegang dan dalam pikirannya kalo goncangan = pesawat akan jatoh. Aku bilang berdoa, zikir dan ikutin aja alur goncangan dipesawat. 

Kedua, aku kasih fakta bahwa pesawat terbang adalah moda transportasi teraman di dunia. Ya ini dilihat dari prosentase kecelakaan dan jumlah penerbangan yang ada. Aku juga kasih tahu bahwa turbulensi itu gak masalah, yang jadi titik kritis itu pas landing dan take off. Jadi, dengerin apa aja instruksi FA (flight attendant)-nya dengan baik. 

Alhasil, sekarang terbang sendirian pun ibu berani. Tapi rute pendek sih, macam Palembang ke Pangkal Pinang atau Palembang ke Jakarta. Terakhir dia umroh juga sendirian. Keknya ini karena rasa kangennya sama baitullah mengalahkan rasa takut hehehehe."


 (7). SENGAJA JANGAN TIDUR KETIKA MENJELANG NAIK PESAWAT 
Supaya apa? Agar badan terasa capek banget, dan siap bobok pulessss ketika di pesawat. 

(8). BAWA ANTIMO atau KONSULTASI DENGAN DOKTER
Apabila masih belum bias tidur atau tak kunjung merasa capek, ada baiknya siapkan Antimo sejak dari rumah. Minum sesaat sebelum take off, supaya bisa tidur selama di udara. 

Senior saya bahkan mengidap claustrophobic dan dia konsultasi ke dokter, lalu diresepkan obat penenang, sebangsa Valium

(9). ALIHKAN PERHATIAN KE HAL-HAL LAIN
Kalau saya biasanya lihat film yang tersedia di in-flight entertainment. Ini lumayan bisa mengurangi rasa deg-degan, apalagi kalau ada turbulensi hebat di udara

(10). ADA TIPS LAINKAH DARI TEMAN-TEMAN?





















Tidak ada komentar:

Posting Komentar