Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2023

Merayakan Kemenangan Kecil

Gambar
 Entah ini perasaanku aja, atau memang 2023 ini berjalan begitu cepat, ya? Kayak woooshhh, beneran lariiii, rasanya baruu aja kita masuk 2023, lalu Ramadan... Lebaran, eh...kok ujug-ujug udah mau pisah dengan tahun ini? Bisa jadi, waktu berjalan cepat lantaran kita menjalani hari dengan super fun. Yahh, walaupun ada satu dua catatan tentang "HARUSNYA AKU BISA BEGINI NIH!" it's okay... memang dalam hidup, adaaa aja hal-hal yang menjadi penyesalan kita. Misalnya, karena saking "keenakan" berada di zona nyaman selama 2023, dapat dimaklumi jika kita merasa kurang produktif dalam beraktivitas. Untuk menghadapinya, kita dapat melakukan self progress atau kemajuan diri. Tujuannya supaya kita lebih memberi perhatian terhadap aktivitas apa saja yang telah dilakukan setiap harinya. Kita juga dapat mengetahui apa yang harus diperbaiki dan apa yang harus dipertahankan supaya bisa tetap produktif dalam beraktivitas.   Selain itu, dengan lebih mengenal diri, kita lebih me

Bertambah Usia itu Privilege, Loh

Gambar
“Insecurity karena bertambah usia? Kayanya nggak ada sama sekali. I think getting older is a privilege that we should be thankful for . Aku senang malah kalau ada yang tanya umurku, aku akan jawab apa adanya, lalu akhirnya malah jadi share ‘anti-aging secrets’ dan ngobrol-ngobrol.” Jujur, buat aku, life began at 45. Usia dimana I felt truly happy, dan merasa terlahir kembali. Aku merasa, ketika hati kita tenang dan bahagia, rasa itu akan terpancar di wajah. Dan being happy, being content with yourself, adalah salah satu kunci tampil awet muda.”   Waawww, kalimat Heny Harun (beauty influencer) beneran nampol bangeeett. Apalagi, bagian I think getting older is a privilege that we should be thankful for. Hahahaaa, kalau dipikir-pikir Sebagian Perempuan tuh kayak udah loyo “sebelum berkembang” manakala usia beranjak tua. Lah kok teh Heny malah punya insight yang bedaaaa banget. Getting Older is Privilege! Yup, karena enggak semua orang dapat rezeki dan kesempatan untuk menua kan? Apa

Selingkuh, KDRT yang Sering Dianggap Biasa Aja

Gambar
Tatkala Tokopedia “diakuisisi” oleh TikTok, ada satu thread twitter yang cukup mindblowing . Seseorang (mengaku) kerja di Tokped dan menceritakan secara detail perilaku affair-nya dengan sesama pegawai Tokped. Dahlaaah, pokoknya mencengangkan banget! Kok ada yhaa, orang yang “dengan sukarela” membongkar kebobrokan diri sendiri. Ehh, usut punya usut, dengan kekuatan investigasi ala netyjen, terkuaklah fakta, bahwa thread tweet tadi dibikin oleh suami si cewek, yang tentu saja berlandaskan asas balas dendam secara online. Fyuuh, bicara soal affair/ perselingkuhan, kayaknya bukan hal baru ya. Banyaaakk banget film/ sinetron/ FTV/ series yang mengangkat tema ini. Saking seringnya, makin ke sini, selingkuh tuh kayak dianggap B aja. Bahkan ada yang bilang, di kantor setiap orang jadi single lagi ☹ Olalaaa, ciri-ciri kiamat makin dekat. Padahal, selingkuh/ affair ini juga termasuk KDRT alias Kekerasan dalam Rumah Tangga loh! Nah, kali ini daku mau ajak kita semua untuk instropeksi lagi,

Tidak Ada Perjalanan yang Mulus

Gambar
  When things go wrong as they sometimes will When the road you’re trudging seems all uphill When the funds are low, and the debts are high And you wanna smile, but you have to sigh When care is pressing you down a bit REST if you must, but DON’T you QUIT   Kalimat di atas mengandung hikmah yang dalem banget. Semua orang PASTI pernah merasa frustrasi, Lelah, bosan dalam menjalani hidup. Ketika masih kanak-kanak dulu, begitu kita merasa bermain kelereng berkembang jadi curang dan membosankan, maka dengan mudahnya kita akan memunguti gundu lalu pergi. Yaakk, itulah privilege bocah! Dan itu yang membedakan orang dewasa dengan kanak-kanak. Bahwa orang dewasa harus lebih mampu MENGENDALIKAN IMPULSNYA. Orang dewasa tidak punya kemewahan untuk meninggalkan gelanggang, manakala dia kayak pengin nyerah aja dengan perjalanan hidup. Misal nih misal. Kita merasa atasan berlaku tidak adil. Emang boleeeehh, kita langsung memberesi meja kantor, trus ciao dan engga kerja lagi seenaknya

Jatuh Cinta Seperti di Film-Film

Gambar
Apa pendapatmu tentang film Jatuh Cinta Seperti Di Film-Film (JCSDFF) garapan Yandy Laurens? JCSDFF adalah film produksi lokal terbaik yang saya tonton tahun ini sekaligus film dengan pengalaman menonton paling menyenangkan buat saya tahun ini. Saya katakan ini adalah masterpiece dari seorang Yandy Laurens. Film ini adalah paket lengkap bagaimana sebuah film bisa menjadi menghibur, teknikal, intim, dan sarat makna di saat yang bersamaan. Mengambil sudut pandang yang cukup unik, dari sosok seorang penulis naskah yang mencoba menuangkan kisah romansa pribadinya ke dalam naskah film, JCSDFF menghadirkan plot yang berlapis-lapis layaknya menonton film di dalam film. Kendati demikian, alur ini disusun dengan rapi tanpa satu lubang pun yang saya temukan. Mungkin pada bagian awal akan terkesan lambat terutama mengingat film ini sebagian besarnya adalah dialog, namun intensitasnya akan terus meningkat sampai akhir. Tampil beda dengan sekitar 80% porsi dibuat format tone hitam-putih juga