Postingan

Menampilkan postingan dari 2026

Tampilan Baru UGC

Gambar
 Teman-teman mungkin beberapa ada yang notice, kalau saya cukup rajin posting di salah satu UGC (User Generated Content) yang mana, saat ini berganti tampilan. T_T Wadidaw, kok jadi malesin yhaaaa,  Gegara tampilan baru itu, aku jadi makin jaraangggg banget posting.  Entahlah, lebih demen (dan ga bisa move on!!) dari tampilan yang lama, huhuhu.

Plesir

Gambar
 Tahun ini tadinya saya memancang target, bisa ke luar kota sekali dalam sebulan.  Nyatanya? Hwwhwhwhwhwh ketawa ngempet, dah.  Plesirnya yaaaa sekitaran Surabaya aja.  Eh,  pernah ding ke Mojokerto Pas ada kawinan sodara, tapi yha tektokan alias pulang hari doang.  ;-)

Melatih Rasa Syukur

Gambar
  Melatih rasa syukur membantu kita lebih menghargai apa yang dimiliki dibandingkan terus fokus pada kekurangan. Dengan melihat sisi positif dalam kehidupan, perasaan menjadi lebih tenang dan bahagia. Menulis jurnal atau buku harian dapat membantu membangun perspektif ini. Yeppp, gotchaaa!! Nyadar banget kalo makin ke sini, skill bersyukur kian amburadul. Baiklaaaa, yuk berlatih lagiii!

Basa Basi

Gambar
  Mahasiswa di jurusan bisnis Michigan State Universy di Amerika Serikat sampai harus mengikuti kuliah chit-chat—pelajaran tentang cara melakukan obrolan ringan. Pasalnya, mereka dipandang sudah kehilangan keterampilan sosial selama aturan pembatasan dan tak tahu lagi caranya memulai percakapan tatap muka. Goksss! Jangan-jangan mahasiswa Indonesia juga mulai butuh ini? Kelas dengan mata kuliah chit chat alias basa-basi?  Karena memang, beberapa anak muda ((atau yg mengaku muda)) kesulitan buat bas-bis-bus.  Menurut kamu, gimana?

Gak Relevan

Gambar
 Maapp ya.  Ini blog jadi sarana yapping :) Barusan baca Tirto.id , katanya yapping itu perlu banget, biar kita ga bludrek bludrek amaatt, wkwkwk.  Hari ini mau yapping apa yha? Oh, tentang "Tidak Relevan" Eikeh lagi kesel aja dengan beberapa oknum manusia di sekitarku.  Yang gampang banget membangkitkan rasa, "Ihh, aku nggak relevan deh." Gimana ya.  Mereka tu sukaaa banget menampilkan hal-hal yang 'mereka banget', trus semacam 'mengkerdilkan' pihak lain.  Ngerasa kalo pihak lain ngga bisa mashoookk dengan daily life ataupun activities mereka.  Entah by design atau emang sebenernya ngga bermaksud begituuu... tapi aku nangkepnya gitu.  Ahh, kek mana dah jelasinnya wkwkwkw Ternyata yapping tydack semudah ituuuu hahaha,  Yapping tapi masih penuh adab ceunah.  Takut ada pihak yg tersinggung

Ngemal

Gambar
 "Aku butuh suasana mall, mbaaa. Gimanaaa, abis jenguk anaknya mba Wiwid, kita lanjut ke royal plaza bentaran ajaaaa," ujarku pada mba Maria Tanjung.  Ternyata ga semua ciwi tuh doyan ngemall.  dan ternyata, ga semua ciwi yg hobi ngemall tuh bakal belanja dalam jumlah rupiah wadidaw.  Contohnya, gosah jauh-jauh.  aku niiih, biasa ngemall, dan most of the time, palingan cuma beli es teh marebu ama kentang goreng 10-15 ribu doang.  Dahhh, gitu aja.  Lalu pulang dengan riang gembira syalala

Gosah Overthinking

Gambar
  3 Alasan kenapa gausah overthinking tentang masa depan : 1. Umurmu belum tentu sampe besok, apalagi 10-20 taun ke depan. Banyak orang berpikir kalo hidupnya masih lama dan ga sedikit dari mereka yang khawatir banget dengan masa depan nya. Udah capek-capek overthinking, tau-tau ajal nya besok. Mending terus upgrade diri dan pastinya nikmatin juga hidup ini, karena satu-satunya yg kita punya saat ini adalah saat ini. Jangan sampai nantinya nyesel karena gabisa nikmatin hidup yang cuma sekali ini. 2. Allah udah jamin semua kehidupan makhluk nya. Hewan aja udah dijamin rejekinya, apalagi manusia, ciptaan yg paling sempurna & mulia. Soal rejeki gausah khawatir, semua udah ada bagiannya masing-masing asal kamu mau berusaha menjemputnya. Yang belum dijamin cuma akhirat manusia. 3. Hidup di dunia emang tempatnya ujian, wajar kalo capek. Yang hidupnya berat gak cuma kamu doang, kok. Tiap orang pasti punya masalahnya sendiri, mungkin bentuknya aja yg beda.

Kantor Toksik itu Nyata!

Gambar
  Selama berkarir di sejumlah korporat, saya sudah mengalami aneka ragam lingkungan kerja toksik. Baik itu secara harafiah, maupun secara konotatif.  Saya pernah kerja di industri rokok. Padahal, saya benciii banget sama yang namanya asap rokok, perokok, bau rokok, asbak dan derivasinya. Begitulah hidup. Biar kita benci segimana, eh... ternyata ketulah juga wkwkwk.  Ya namapun resiko bekerja sebagai budak korporat (terjemahan bebas dari corporate slave) udah pasti saya paham resiko bekerja di korporasi/ industri rokok. Hampir semua rekan kerja saya adalah perokok aktif. Klebas-klebus all the time! Meskipun sedang bekerja di dalam ruangan ber-AC, mereka tetap menyedot batang "tuhan sembilan senti" itu, dan menghembuskan asapnya ke berbagai penjuru, whoosss! Mau lebih epic lagi? Saya kerja di korporasi rokok itu, ketika sedang berbadan dua. :-D Maknyussss! Otomatis diriku dan janin dalam perut ini terpapar asap rokok SETIAP HARI setiap saat setiap waktu. Mau kabu...

Vitamin Sea

Gambar
Ada yang kangen vitamin Sea? Kecipak kecipuk di pantai?  Huhuhu... samaaaa! Aku kangeen banget banget bangeeeettt!  

Remaja

Gambar
Seorang bestie berkisah tentang anaknya yang beranjak remaja. Sudah mulai request macam-macam.  Krim pemutih, lah.  Aksesoris ina inu ita itu, lah.  Ku bilang, remaja ya gitu itu.  Hormonnya berubah  trus, lebih sering terpengaruh oleh teman sebaya atau, tren yang memang tengah ada di sekitaran mereka.  Punya anak remaja, kudu banyakin stok sabar.  Banyak doa.  Banyakin ngobrol yang santuy ortu jangan ngegas  dah, itu aja.   

Kenapa Orang Pinter Kalah ama Yang Biasa Aja tapi Konsisten?

Gambar
  ​Pernah gak kamu melihat temanmu yang dulu juara kelas, tapi sekarang karirnya biasa-biasa saja? Sementara temanmu yang dulu "rata-rata", sekarang justru punya bisnis besar atau posisi mentereng? ​Ini bukan soal keberuntungan. Ini soal  Matematika Kehidupan . ​Kepintaran itu seperti  Ferrari . Keren, kencang, dan mahal. Tapi kalau cuma diparkir di garasi karena pengemudinya terlalu banyak mikir ( overthinking ), dia bakal kalah sama  Avanza  butut yang terus jalan setiap hari tanpa henti. ​Inilah 3 alasan brutal kenapa konsistensi selalu menang telak atas kepintaran: ​1. Orang Pinter Sering Terjebak "Analysis Paralysis" ​Orang pinter punya standar tinggi. Mereka mau semuanya sempurna sebelum melangkah. Akhirnya? Mereka gak pernah mulai karena terlalu sibuk menganalisa risiko. ​ Orang Konsisten:  Gak peduli langkahnya sempurna atau nggak, yang penting "jalan dulu". Mereka belajar sambil jalan, bukan belajar sebelum jalan. ​2. Efek Bunga Majemuk (The Compo...

Belajar Tanggung Jawab

Gambar
  "Gara-gara omongan lo gw jadi sakit ati…" "Gw putus gara-gara cewe/cowo gw ga perhatian…" "Gimana mau dapet kerja, pemerintahnya aja gitu…" Kalo ada satu hal yang wajib kita pelajarin di jaman sekarang: adalah  belajar tanggung jawab. Bukan cuma soal tanggung jawab sama apa yang kita lakuin. Tapi tanggung jawab atas apapun yang terjadi sama diri kita. Setiap kali orang nyinggung perasaan kita, refleks kita adalah nyalahin mereka atas sakit hati kita. Waktu kita putus sama pacar, respons pertama kita adalah nyalahin mereka karena ga sesuai ekspektasi kita. Disaat kita susah cari kerja, siapa yang paling gampang kita salahin? Pemerintah. Disaat yang sama kita kadang heran, kok ada orang yang bisa melejit jadi sukses padahal tadinya bukan apa-apa? Karena mereka pegang satu prinsip:  "Apapun yang terjadi di diri saya, itu adalah 100% tanggung jawab saya." Kalo ada orang yang ngomong jelek ke mereka, mereka kalem. Kalo mereka tersinggung, berarti me...

Brain Rot

Gambar
Pembahasan    podcast  Rory Asyari dengan dr. Rizki Edmi Edison, P.hd  cukup menarik dan relevan dengan kehidupan saat ini, dimana kebiasaan digital secara perlahan membuat kemampuan otak manusia menurun tanpa disadari. Dalam  podcast  tersebut dijelaskan bahwa otak manusia sebenarnya dirancang untuk fokus, berpikir mendalam, dan memproses informasi secara bertahap. Namun era digital saat ini membuat banyak masyarakat terbiasa menggunakan  handphone  secara berlebihan. Banyak masyarakat  scroll  media sosial tanpa henti, bersikap multitasking, dan  binge watching  (maraton film). Kebiasan tersebut membuat otak mengalami  "overstimulasi"  dimana otak dibombardir oleh berbagai notifikasi, video pendek, dan informasi yang datang tanpa henti. Setiap kali kita menerima stimulus baru, otak akan melepaskan dopamin yang membuat kita merasa senang dan ingin mengulanginya lagi. Ketika stimulus datang terlalu sering dan terlalu ...

Menikmati Malioboro Saat Low Season

Gambar
  Menikmati Malioboro Saat Low Season Ingat Jogja, ingat Malioboro. Yap, jalanan yang legendaris ini seolah menjadi “menu wajib” bagi para wisatawan yang bertandang ke kota Jogja. Saat plesir berdua dengan anak, Senin (12 Januari) lalu, saya pun memutuskan untuk menginap di hotel yang walking distance dengan Malioboro. Tujuannya, tidak lain tidak bukan, supaya nggak keluar ongkos transport (emak irit detected!) Plus, kalau mau jalan-jalan bisa sampai malam, tanpa terjerat kekhawatiran berlebihan. Pertengahan Januari ini terbilang “low season”, ya. Karena wisatawan pada umumnya sudah “habis-habisan” belanja budget traveling jelang pergantian tahun. Senin malam itu, Malioboro terbilang lengang. Saya bisa berjalan di selasar tanpa insiden tertubruk manusia-manusia lain. Semua toko juga cukup spacious, malah ada sejumlah toko batik (yang terkenal dan tampak premium) bisa dibilang pengunjungnya kosong melompong. Bapak penarik becak terus menerus menawari untuk “Monggo… ke pabrik bak...

Mewek Kejer Pas Tarawih

Gambar
 Baru kali ini gaess, aku nangisss, literally mewek kejer pas tarawih Selasa malam  di Masjid al-Wahyu rungkut menanggal harapan yg jadi penceramah:  Prof . Dr. Ir. H.  Abdullah Shahab , M.Sc. (lahir 17 April 1952) adalah Guru Besar Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknologi Industri ITS Surabaya. Satu kalimat beliau yang makjleebb, "Kita itu sulit rasanya bisa masuk surga kalo mengandalkan amal kita yang ngga seberapa. Tapi kita bisa masuk surga, bila mendapatkan pengampunan Allah. Mumpung bulan Ramadan, ayo terus bermohon agar Allah mengampuni dosa-dosa kita.  Ya Allah, mencelos bangettt dengarnyaaa...