Selasa, 29 Mei 2018

Morinaga ChilKid Soya, Solusi Terbaik untuk Alergi Anak


Halo, teman-teman semuanya. 

Kenalkan, namaku Huud. Aku tinggal di Surabaya. Sehari-hari aku biasa diajak bermain dan belajar bareng Bunda dan Ayahku. Macam-macam deh, permainan kami. Kadang aku diajak pergi ke taman, atau ke perosotan yang ada di mall. Di lain waktu, aku diajak untuk melihat Kereta Api. Trus, Bunda dan Ayah juga mengajak aku jalan-jalan ke puau Madura! Sungguh menyenangkan sekali!

Aku dan Bunda traveling ke Bangkalan, Madura

Supaya tenagaku tetap banyak, Bunda memberikan makanan bergizi untukku. 


Yaaaa… kadang aku suka makanan dan kue yang dihidangkan Bunda. Tapii, kalau disuruh makan sayur, aku suka pilih-pilih, hihii. Bunda beberapa kali curhat ke Bude Nurul, katanya gini.

Bunda: Huud ini picky eater banget! Suka pilih-pilih makanan. Kalo nggak cocok, dia nggak mau makan sama sekali.

Bude Nurul: Lhooo… mas Huud harus pintar yaaa, makannya (Bude menoleh ke arahku). Supaya tumbuh besar dan kuat! Trus, jangan lupa minum susu yaaaaa

Bunda: Nah, itu dia, Mbak. Huud ini kalo minum susu formula biasa, yang dari susu sapi itu, perutnya suka bedegelen (sakit nggak bisa BAB). Gimana ya?

Bude Nurul: Waduh. Kasian banget! Berarti Huud alergi susu sapi!

Bunda: Duuuh, kalo dia alergi tumbuh kembangnya gimana dooong? Anakku nanti nggak bisa berprestasi atau piye?

Bunda Nurul: Ehhh, tenang ajaa! Namanya anak alergi tetap bisa berprestasi kok. Coba deh, minum Morinaga ChilKid Soya aja. 


 

***

Waaaah, syukurlah. Ternyata ada ya, susu yang ditujukan buat anak-anak dengan bakat alergi. Bude Nurul dan Bundaku makin semangat diskusi soal alergi susu sapi ini.

“Jadi gini, Dek. Ada program tahunan yang diinisiasi World Allergy Organization (WAO). Nama programnya World Allergy Week. Nah tahun ini, topik yang diangkat berfokus pada Dermatitis Atopik atau Eksim.”






“Ooo gitu. Dermaaa apa itu tadi?”

“Dermatitis Atopik adalah penyakit radang kulit yang tidak menular dan bisa kambuh secara berkala, tapi juga bisa mencapai titik kronis. Umumnya, episode pertama terjadi sebelum Si Kecil berusia 1 tahun, yang selanjutnya bisa hilang dan timbul kembali. Prevalensi jenis kulit Dermatitis Atopik pada anak diperkirakan mencapai 10%-20%, sementara pada orang dewasa sekitar 1%-3%.”

“Kaitannya dengan alergi susu sapi gimana ya Mba?”

“Nah, penyebab Dermatitis Atopik ini memang masih belum dapat seluruhnya dikenali dengan pasti.  Namun dari hasil riset kesehatan, 50% penyebabnya berasal dari faktor eksternal. Di antaranya, kondisi lingkungan sekitar yang terlalu kering, bahan pencetus iritasi kulit seperti jenis sabun atau deterjen tertentu, debu, rumput serta serbuk dari tumbuhan berbunga (pollen).

Sementara 50% penyebab lainnya dicetuskan oleh makanan. Ini nih…. ada 8 makanan utama yang dianggap bisa mencetus alergi. Dikenal dengan istilah THE BIG 8!”

“Apa aja The BIG 8 itu?”

“The BIG 8 itu mencakup:
susu (sapi),
telur,
ikan ,
jenis makanan laut tertentu, missal: udang, kepiting, cumi-cumi
gandum,
kacang tanah,
kacang kedelai,
kacang pohon seperti, walnut, almond, hazelnut, cashew dan pistachio.




For your information….. alergen protein susu sapi, menjadi salah satu pencetus paling umum di dunia dengan angka kejadian yang mencapai 2 hingga 7.5%! Dari hasil penelitian juga nih…. 0.5% terjadi pada Si Kecil yang masih mendapatkan ASI eksklusif, lho. Jadi memang kasus alergi susu formula ini lumayan banyak terjadi pada anak-anak di seluruh dunia.” 

“Oalaaah gitu ya. Gimana cara mencegah alergi pada anak-anak ya?”

“Aku banyak baca artikel di website gizi dan parenting, terutama di www.cekalergi.com. Kata dr. Zakiudin Munasir, Sp.A(K), Guru Besar Bagian Anak Alergi dan Immunologi dari RSCM/FKUI, alergi bisa dicegah kok. 

Beberapa tips yang beliau berikan untuk mencegah alergi yang bersumber dari makanan adalah:
(1). memperkenalkan berbagai jenis makanan sedini mungkin,
(2). memberikan ASI secara eksklusif,
(3). jika bunda tidak dapat memberikan ASI, anak dapat diberikan susu yang telah diformulasikan secara khusus seperti susu dengan protein terhidrolisat parsial

***
Diskusi antara Bundaku dan Bude Nurul semakin intens saja.

“Tadi mbak Nurul menyarankan Huud untuk minum Morinaga ChilKid Soya. Ini susunya recommended kah?”

“Yoi banget, Dek. Menurut hasil survey yang dilakukan Home Tester Club terhadap ibu-ibu di Indonesia dengan anak usia antara 1-3 tahun yang alergi susu sapi, hasilnya adalah:
 9 dari 10 ibu merasa puas dan merekomendasikan ChilKid Soya sebagai solusi terbaik alergi. 

 Itu artinya, ChilKid Soya sesuai untuk konsumsi Si Kecil yang alergi dan nutrisinya diperkaya, setara dengan kebaikan susu sapi untuk tumbuh kembang Si Kecil. Jadi kalau rutin mengonsumsi susu ini bisa banget jadi solusi agar anak alergi tetap bisa meraih prestasi yang gemilang.”  

 
“Morinaga intens banget ya, kasih edukasi soal alergi?”

“Yap itu sudah jadi komitmen Morinaga. Sebagai salah satu brand unggulan PT Kalbe Nutritionals, Morinaga secara berkesinambungan mendukung program tahunan World Allergy Week dengan melalui berbagai program edukasi. Tahun ini nih, Morinaga mengadakan program Parenting Seminar #MorinagaAllergyWeek skala nasional. Tujuannya apa? Tentu sebagai program edukasi tahunan untuk meningkatkan pemahaman orang tua akan alergi dan penyakit lainnya. Juga untuk menggagas pelatihan dan sumber daya untuk melakukan diagnosa dan tindakan pencegahan alergi.” 

Parenting Seminar #MorinagaAllergyWeek

“Yaaaaahh, aku ketinggalan nggak ikutan seminarnya…..”


“No need to worry! Orang tua tetap bisa mendapatkan edukasi mumpuni di website www.cekalergi.com. Kamu daftar jadi member di situ, gih! Buanyaaak artikel yang penting buat menambah info untuk buah hati kita. Ada resep untuk anak alergi, ada juga live chat dengan doker anak dan tim Morinaga, tools untuk mengetahui risiko alergi Si Kecil, macam-macam deh.” 

“Sip, siip! Aku jadi semangat banget niiih, walaupun alergi susu sapi, Huud tetap bisa tumbuh kembang optimal dan #AlergiTetapBerprestasi ya…. “

“Iya dong! Kalau alergi tidak dipahami dan dicegah, maka tumbuh kembang Si Kecil akan terhambat. Karena kegiatan belajar, bermain serta aktifitas stimulasinya terganggu. Dan jika alergi tidak diatasi, maka penyakit seperti Dermatitis Atopik, hanyalah gejala awal alergi dan kondisinya bisa memburuk yang di kemudian hari bisa muncul penyakit alergi lain seperti asma dan rinitis alergi. Pokoke kita kudu  mengindentifikasi pemicu dan menghindarinya serta menerapkan perawatan untuk menjaga kelembaban kulit dengan produk hipoalergenik yang tidak mengandung parfum.”

“Bude Nurul bener-bener rajin baca artikel dari www.cekalergi.com  yaaa…”

“Yoiiii! Ini yang aku suka dari #SusuMorinaga . Edukasi seputar alergi, mulai dari pemahaman, pencegahan dan solusinya, dijembrengin secara total. Karena kan buanyaaak isu ataupun hoax yang beredar seputar alergi. Hare gene, kita kudu cari sumber yang terpercaya dong ya. 

Yang jelas, Morinaga Allergy Solution itu solusi alergi untuk Si Kecil melalui sinergi nutrisi yang tepat, hasil pengembangan PT Kalbe Nutritionals Bersama Morinaga Research Centre Jepang. 

Ada tiga keunggulan, nih….
yang pertama adalah solusi nutrisi untuk mencegah alergi dan mengatasi alergi susu sapi.
Yang kedua adalah tersedianya produk nutrisi untuk anak dari lahir sampai usia 12 tahun.
Yang ketiga adalah sinergi nutrisi yang tepat dan mencakup Brain Care, Body Defense dan Body Growth. 

Eniwei, pada dasarnya, alergi anak dapat diatasi dan orang tua bisa banget kok mencegah timbulnya penyakit akibat mewarisi bakat alergi dari ortu.”

“Siaaaappp, makasihh banyaaaakk sharing-nya, Bude Nurul…”

“Sama-sama….”

***

Fiuuuuhhh, seneng banget deh, ada Morinaga ChilKid Soya. Aku sukaaaaaa dan susu ini 
jadi favoritku! Aku juga bisa bikin susu sendiri lhoooo. Plus bikinkan segelas untuk adikku, Khanza.

https://youtu.be/QqGTX6EM3xY

Jadi... buat teman-teman yang juga alergi susu sapi kayak Huud, jangan khawatir ya :) Bilang sama Bunda dan Ayah untuk menyediakan Morinaga ChilKid Soya buat kita. 








Rabu, 23 Mei 2018

Tempat Wisata Murah di Bali, Tetap Bikin Liburan Kamu Meriah


Tempat Wisata Murah di Bali, Tetap Bikin Liburan Kamu Meriah



Dengan status sebagai tempat wisata yang menjadi jujugan turis dari seluruh dunia, Bali memang nggak bisa lepas dari kata ‘mahal’. Baik itu dari harga makanan, penginapan, hingga tiket masuk ke tempat-tempat liburan yang fancy seperti beach club dan resort dengan hanging cliff pool yang kalau kamu datangi semuanya bisa menguras kantong sampai tipis.

Memang liburan di tempat fancy di Bali itu seru. Tapi kalau budget nggak masuk, ada baiknya nggak dipaksakan. Apalagi sebenarnya ada banyak tempat wisata di Bali yang murah meriah, tapi tetap Instagramable dan meninggalkan kesan istimewa. Beberapa di antaranya bahkan menggratiskan tiket masuk! Menarik bukan?

Kalau budget kamu pas-pasan buat liburan ke Bali, coba main ke tempat-tempat wisata ini deh. Dijamin sama serunya dengan yang mahal.

Berburu Sunset di Pantai Seminyak

(luxuryescapes.com)

Beach club di kawasan Seminyak memang menggoda, terlihat seru dan keren. Tapi tentu kamu sudah tahu kan kalau untuk masuk ke tempat-tempat seperti ini harganya nggak bisa dibilang murah.

Kalau mau hemat, santai saja duduk di tepi pantai yang terbuka untuk umum. Memang lebih ramai, tapi pemandangannya sama saja kok dengan yang kamu lihat dari tempat fancy. Dengan angle foto yang bagus, potret senja di Seminyak milik kamu pasti nggak kalah keren dari yang diambil dari tempat mahal.

Nikmati Birunya Air Laut Pantai Melasti Ungasan

(harianpost.co.id)


Pantai Melasti yang ada di kawasan Ungasan, tak jauh dari Uluwatu ini baru dibuka beberapa tahun belakangan. Dulunya, pantai ini tertutup oleh tebing kapur seperti yang ada di Pantai Pandawa. Namun sekarang tebingnya sudah dipangkas dan dibangun jalan mulus menuju pantainya yang biru.

Untuk menikmati pantai cantik ini, kamu nggak perlu keluar biaya tiket. Hanya perlu membayar parkir kendaraan saja. Kecuali kamu main snorkeling atau diving dan menyewa perahu, baru kamu perlu mengeluarkan uang tambahan untuk menikmati pantai cantik ini.

Baca: Tips

Nikmati Pagi di Bukit Campuhan Ridge View


(overseasattractions.com)

Ubud selalu punya pesona yang nggak bisa terlupa. Salah satunya adalah Bukit Campuhan Ridge View, yang sebenarnya hanyalah sebuah jalan yang membelah perbukitan. Namun dengan pemandangan menghijau dan udara segar yang pasti membuatmu refresh.

Untuk menelusuri jalan sepanjang kurang lebih 3km ini, kamu tak dipungut biaya. Hanya perlu membayar parkir kendaaraan saja di ujung jalan tempat kamu memulai petualangan.

Meski indah sepanjang waktu, tapi momen paling cantik dari kawasan ini adalah subuh menjelang matahari terbit. Pada waktu ini, embun masih menempel di ilalang hijau yang tinggi menjulang di kanan dan kiri jalan setapak. Sinar matahari pun belum terlalu terik seperti siang hari.

Senja Memukau di Pura Lempuyangan Luhur


(steemit.com)

Ada banyak Pura megah yang berdiri di Bali dan patut dikunjungi. Tapi Pura Lempuyangan Luhur adalah satu yang belum terlalu populer, namun memiliki pemandangan luar biasa indah di sore harinya.

Lokasinya agak jauh dari pusat keramaian di Bali. Tepatnya di Desa Tista, Kecamatan Abang, Karangasem. Sekitar 2 jam perjalanan dengan motor atau mobil dari Denpasar.

Namun perjalanan jauh menuju Pura Lempuyangan Luhur bakal terbalas begitu kamu menginjakkan kaki di tengah gapuranya. Dengan latar belakang puncak Gunung Lempuyangan yang disiram oleh sinar matahari senja nan memerah, pemandangan luar biasa indah di Pura Lempuyangan Luhur akan menjadi momen liburan yang nggak akan kamu lupakan.

Tempat wisatanya murah, hotel dan penerbangan ke Bali juga harus murah dong. Beli saja di situs Traveloka, yang harganya jujur dan masih bisa dapat tambahan diskon kalau kamu rajin mencarinya di fitur promo.

Biar liburannya lebih murah lagi, sewa motor untuk membantu aktivitas selama di Bali. Dengan harga sewa yang murah, rata-rata Rp 75 ribu per hari, kamu bisa menuju ke berbagai tempat wisata di atas dengan mudah dan lebih hemat dari sewa mobil.

Selamat liburan di Bali!