Knowledge is Power, Community is Strength, and Positive Attitude is Everything –quote by Lance Armstrong— Yuhuu, hari gini, siapa sih yang nggak berkomunitas? Yap, setuju banget kalau sekarang ini eranya kolaborasi. Dan tentu saja, kita butuh untuk terlibat dalam sebuah komunitas yang positif, agar bisa melakukan kolaborasi secara optimal. Sebagai perempuan, sudah pasti saya ingin tumbuh dan berkembang menjadi sosok berdaya. Yang siap melesatkan asa, menghasilkan karya yang semoga bisa menjadi amal jariyah saya. Alhamdulillah, hobi menulis yang saya tekuni bisa menjadi sarana untuk menuju empowered me. Tapi sebagaimana yang dicetuskan oleh Lance Armstrong, bahwa “Community is Strength” maka sudah barang tentu, saya butuh untuk berkomunitas. Utamanya join dengan komunitas penulis yang memberdayakan para anggotanya. Setiap orang bertumbuh bersama komunitas. Termasuk saya. Ada sejumlah komunitas perempuan , yang pada gilirannya menjadikan (si)apa dan bagaimana saya hari i...
Hari ini, saya ajak Anda semua untuk plesir (secara virtual) ke Ampel. Yap, sebagai lifestyle blogger , sudah semestinya saya memperbanyak ulasan mengenai destinasi ciamik di kota pahlawan. Inilah kawasan di Surabaya yang identik dengan julukan “Kampung Arab”. Padahal sejatinya inilah kampung multi-etnis. Ada keturunan Arab, Tionghoa, Madura, Jawa dan etnis lainnya, yang hidup berdampingan di Ampel. Menunjukkan betapa harmonisnya warga Surabaya dalam menjalin interaksi antar sesama. Tentu saja, destinasi utama yang kita tuju adalah Masjid Ampel Surabaya. Inilah tetenger (landmark) yang membuat kawasan ini terus dijejali wisatawan. Beribadah dalam suasana ala Arab, seolah-olah kita tengah berada di kawasan Makkah versi miniatur, tentu saja. Masjid Ampel adalah masjid legendaris, banyak yang berbondong-bondong datang ke sini, utamanya bagi mereka yang tengah mengikuti tour/ziarah Wali Songo/ Wali Limo. Tentu kita tak bisa lepas dari sosok Sunan Ampel tatkala membah...
Gengs, Sering baca berita betapa bahayanya kalau anak-anak kecanduan gadget? Malah konon, ada yang sampai harus dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) saking parahnya adiksi yang ditimbulkan akibat perangkat teknologi ini. Kalau dalam skala ringan, kecanduan gadget juga menimbulkan problema yang tidak enteng. Lihat saja di sekeliling kita. Generasi muda yang makin tuna etika. Tidak menjunjung kesopanan, dan cenderung abai pada norma yang ada di masyarakat. Semua dihalalkan demi konten, cuan, konten, cuan. Nyaris nggak punya empati. Makin gampang terdistraksi, apalagi kalau lagi main games online bareng, waduh…. Emak bapaknya ngajak omong, malah dibentak! Ya memang tidak kita pungkiri, gadget dan teknologi digital juga banyak manfaatnya. Ini saya bisa posting artikel di blog, juga karena kecanggihan gadget plus koneksi internet yang mumpuni kan? Kita juga bisa melakoni banyak hal, seperti pesan ojek online, order makanan secara daring, mau kirim barang, mau beli obat, dan banyaaakkk...
Komentar
Posting Komentar