3 Hari Seru, Penuh Inspirasi! Halal Kulture District Jakarta Jadi Spot Wajib Muslim Muda di Jaksel Jakarta, 30 Juli 2025 – Gaya hidup halal bukan lagi sekadar pilihan, tapi sudah menjadi identitas generasi muda muslim yang kreatif, produktif dan peduli nilai akan gaya hidup kekinian yang sesuai syariat. Dari modest fashion, halal beauty, hingga bisnis kreatif dan olahraga syar’i, anak muda muslim kini memegang peran penting dalam mendorong pertumbuhan pasar halal global yang diproyeksikan mencapai USD 7,7 triliun. Untuk menjawab potensi besar sekaligus tantangan ini, Halal Kulture District Jakarta 2025 (HaKa 2025) hadir sebagai ruang kreatif tempat anak muda muslim bisa belanja, belajar, dan membangun kolaborasi. Selama tiga hari, 1–3 Agustus 2025, Brickhall Fatmawati Jakarta Selatan akan menjadi pusat kegiatan seru yang memadukan pameran brand halal, workshop inspiratif, hingga sesi berbagi ilmu bersama para asatidz dan praktisi. Agung Paramata, CEO M...
Kalau lihat perkembangan dunia socmed belakangan ini, mendadak kita (generasi ortu) kudu istighfar melulu. Adaaaa aja tingkah anak muda yang beneran di luar nalar. Yang baru-baru ini ada selebgram cewek memperagakan gerakan aneh manakala makan es krim. Meledaaakk dan makin populer lah dia. Tapi ya gitu, populernya lewat jalur "nggilani" alias menjijikkan. Kenapa sih, anak muda kok (kebanyakan) suka instant gratification (kepuasan instan)? Ingin terkenal lewat jalur cepat, walaupun menggunakan cara-cara yang terbilang nyleneh. Banyak yang mupeng eksis di TikTok, Instagram, YouTube, dengan memroduksi konten-konten "naudzubillah" dan bukan karena talenta/bakat yang benar-benar kuat. Padahal, mau muda atau tua, manusia manapun HARUS BANGET menguasai prinsip delayed gratification! Delayed Gratification adalah: kemampuan menahan diri untuk mendapatkan imbalan/ kepuasan sekarang juga, dan menundanya demi mendapatkan imbalan/ kepuasan yang lebih besar/be...
Dash Electric Luncurkan Layanan Logistik Berbasis EV Van, Jawaban atas Kebutuhan Distribusi Skala Menengah dan Rendah Emisi. Di tengah dorongan pemerintah untuk mempercepat transisi ke energi ramah lingkungan dan tuntutan pasar terhadap efisiensi rantai pasok, perusahaan penyedia jasa logistik berbasis kendaraan listrik, Dash Electric, resmi meluncurkan layanan logistik menggunakan armada EV Van. Peluncuran ini menjadi bagian dari strategi ekspansi Dash setelah sebelumnya sukses mengoperasikan layanan pengiriman dengan motor listrik (EV roda dua) untuk berbagai klien di sektor E-Commerce, Ritel, Pharmacy dan F&B. Layanan ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan distribusi skala menengah, dari makanan beku, distribusi ritel, dan restocking gudang, namun ingin tetap menjaga komitmen terhadap keberlanjutan. “Klien-klien kami sudah merasakan efisiensi dan visibilitas brand dari pengiriman menggunakan EV roda dua. Kini mereka butuh solusi untuk pengiriman skala besar, t...
Komentar
Posting Komentar