3 Hari Seru, Penuh Inspirasi! Halal Kulture District Jakarta Jadi Spot Wajib Muslim Muda di Jaksel Jakarta, 30 Juli 2025 – Gaya hidup halal bukan lagi sekadar pilihan, tapi sudah menjadi identitas generasi muda muslim yang kreatif, produktif dan peduli nilai akan gaya hidup kekinian yang sesuai syariat. Dari modest fashion, halal beauty, hingga bisnis kreatif dan olahraga syar’i, anak muda muslim kini memegang peran penting dalam mendorong pertumbuhan pasar halal global yang diproyeksikan mencapai USD 7,7 triliun. Untuk menjawab potensi besar sekaligus tantangan ini, Halal Kulture District Jakarta 2025 (HaKa 2025) hadir sebagai ruang kreatif tempat anak muda muslim bisa belanja, belajar, dan membangun kolaborasi. Selama tiga hari, 1–3 Agustus 2025, Brickhall Fatmawati Jakarta Selatan akan menjadi pusat kegiatan seru yang memadukan pameran brand halal, workshop inspiratif, hingga sesi berbagi ilmu bersama para asatidz dan praktisi. Agung Paramata, CEO M...
Knowledge is Power, Community is Strength, and Positive Attitude is Everything –quote by Lance Armstrong— Yuhuu, hari gini, siapa sih yang nggak berkomunitas? Yap, setuju banget kalau sekarang ini eranya kolaborasi. Dan tentu saja, kita butuh untuk terlibat dalam sebuah komunitas yang positif, agar bisa melakukan kolaborasi secara optimal. Sebagai perempuan, sudah pasti saya ingin tumbuh dan berkembang menjadi sosok berdaya. Yang siap melesatkan asa, menghasilkan karya yang semoga bisa menjadi amal jariyah saya. Alhamdulillah, hobi menulis yang saya tekuni bisa menjadi sarana untuk menuju empowered me. Tapi sebagaimana yang dicetuskan oleh Lance Armstrong, bahwa “Community is Strength” maka sudah barang tentu, saya butuh untuk berkomunitas. Utamanya join dengan komunitas penulis yang memberdayakan para anggotanya. Setiap orang bertumbuh bersama komunitas. Termasuk saya. Ada sejumlah komunitas perempuan , yang pada gilirannya menjadikan (si)apa dan bagaimana saya hari i...
Hari ini, saya ajak Anda semua untuk plesir (secara virtual) ke Ampel. Yap, sebagai lifestyle blogger , sudah semestinya saya memperbanyak ulasan mengenai destinasi ciamik di kota pahlawan. Inilah kawasan di Surabaya yang identik dengan julukan “Kampung Arab”. Padahal sejatinya inilah kampung multi-etnis. Ada keturunan Arab, Tionghoa, Madura, Jawa dan etnis lainnya, yang hidup berdampingan di Ampel. Menunjukkan betapa harmonisnya warga Surabaya dalam menjalin interaksi antar sesama. Tentu saja, destinasi utama yang kita tuju adalah Masjid Ampel Surabaya. Inilah tetenger (landmark) yang membuat kawasan ini terus dijejali wisatawan. Beribadah dalam suasana ala Arab, seolah-olah kita tengah berada di kawasan Makkah versi miniatur, tentu saja. Masjid Ampel adalah masjid legendaris, banyak yang berbondong-bondong datang ke sini, utamanya bagi mereka yang tengah mengikuti tour/ziarah Wali Songo/ Wali Limo. Tentu kita tak bisa lepas dari sosok Sunan Ampel tatkala membah...
Komentar
Posting Komentar