Jadilah Blogger Keras Kepala

 Zaman now, mana ada sih yang masih baca blog? 

Jangan-jangan blog sudah masuk senjakala? Sama nasibnya kayak koran/ media cetak?

Uhuks, ga sekali dua kali aku dapetin selentingan macam gitu 

Maklum, orang lebih suka audio visual ketimbang baca. 

Lebih enjoy nikmati TikTok, Instagram, Youtube, ketimbang blog, ye kan? 

Tapiii, tiap platform tuh ada penggemar dan pemainnya masing-masing kok


Ya sampai detik ini, saya masih demen bermain di blogging. 

Walau ada akun socmed, tapi most of the time, saya lebih demen nangkring di blog. 

KENAPA? 

Yaaaa karena CINTA *eaaaakkk

Ga tau, rasanya nyaman aja sik, melabuhkan hati, opini, gagasan dan sebagainya di blog. 

Lebih legaaaa (?) intinya masih nyaman dan enjoy gitu laaahh. 

Karena enjoy, walaupun banyak yang skeptis terhadap eksistensi blog, ya sutralah yaaaa..... didengerin aja. Tapi kita sebagai blogger, ya kudu ngerawat dan memperlakukan blog sebaik mungkin. 

Kalau mau posting, ya gimana caranya lah, we try to do our best, walopun "cuma" posting curhatan misalnya. 

Do our Best versi aku, cem gini yaaa.... Curhatlah dengan rambu-rambu yang masih bisa diterima mayoritas manusia. Artinya, boleh boleh aja curhat di medium blog.... Tapi usahakan bangettt, tidak sampai mengumbar aib. Baik aib diri sendiri, apalagi aib orang lain. 



LHOOO..... PIYE CARANYAAAA?

Yo embuh :) Tiap-tiap orang punya interpretasi masing-masing. 

yang jelas, kita ga tau persis siapa pembaca blog ini kan? 

Ehhh, mana tahu, ternyata ada HRD atau head hunter atau calon klien yang baca postingan kita, lantas il-feel  (ilang feeling) gegara kita hobi banget mengumbar aib manusia. Kan eman eman 👌


Intinya, yuk lah enjoy blogging dengan cara khas kitaa.... tapi tetap hati-hati, karena malaikat Roqib Atid (atau Munkar Nakir?) selalu menjalankan tugasnya secara paripurna 


Kalau misal kita engga takut dengan penilaian orang; ya kita PASTINYA takut dong dengan penilaian Allah. 


Ngeblog-lah dengan keras kepala, dengan segenap energi yang menggumpal dalam jiwa. 

Tapiiii....

Jangan abaikan etikanya 😍

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dakwah ala Maher Zain

Bersyukur Meski (Tampaknya) Sedang Tersungkur

Berdaya dan Berkarya Bareng Komunitas IIDN