Begini Cara Asah Skill Komunikasi

 Sebenernya, saya malu mengakui ini. Sebagai alumnus jurusan Ilmu Komunikasi Unair, ternyata skill berkomunikasi saya tuh yaaa gitu gitu aja :) Nggak kunjung menunjukkan peningkatan signifikan. 

Pilihan kata yang saya pakai ketika bercakap-cakap, ataupun ketika membuat artikel, ternyata, ya segitu gitu aja. Muterrr di kosakata yang itu itu melulu. Huffttt, harus ada upaya signifikan nih, supaya at least, ada growth di bidang komunikasi interpersonal 


Ada beberapa metode yang saya lakukan, di antaranya: 

(1). Keluar dari zona nyaman. 
Yeeppp, bisa dibilang selama ini saya dimanjakan dengan circle sohib yang udah paham bahkan sebelum saya ngomong perihal sesuatu. 
udah kayak ada "telepati" ceunah. 
Gegara ini, skill komunikasi saya (bisa jadi) stagnan. 
Karena prinsip "tahu sama tahu" alias udah ngehhh aja gitu lho. 
Walhasil, saya kudu keluar dari comfort zone, harus mau memperluas pergaulan, supaya engga terjebak bergaul ama sohib2 yang udah paham luar dalam begitu lhooo....

(2). Banyak baca blog yang quirky
Hihihiiii ternyataaaaa banyak juga personal/lifestyle blog yang setia menghiasi hari-hari saya, dengan aneka artikel yang unik beudss! POV (point of view) penulisan yang luar biasa otentik, ciamik, dan mindblowing. Ofkorss, pilihan katanya juga daebaaakk. 
Makanya, saya berusaha banget keep up dengan blog dan website semacam ini
Saya juga follow beberapa akun Quora yang kerap menyodorkan jawaban nan witty, plus agak agak 
out of the box 

(3) Ngobrol spontan (uhuuyy!) dengan kalangan marginal
Misal: mbak2 yang bebersih di Toilet Mall. 
Selama ini kan terbiasa cuek yah, palingan cuma nanya "Tissunya habis ya Mba?" 
"Mba, ini kok airnya ngga nyala?"
"Lantainya agak becek nih mbaaa..."
Yah pokoke pertanyaan yang berbau technical kerjaan doang

Padahal, ga ada salahnya lho, sesekali nanya "Kalo weekend gini, rameeee bgt ya mba? Udah makan siang taahh?"
"Mbak biasanya bersihin lantai pakai merek apa? Kok kinclong bgt nih toiletnya?"
Lebih sip lagi, ngobrol-ngobrol itu diiringi dengan "salam tempel". Ga usah banyak2, sekedar 5 ribu, 10 ribu aja mereka super duper hepiiii coy!



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membincang Kematian Bersama Ananda

Dakwah ala Maher Zain

Jangan Telat Ganti Oli Motor Matic!